Answer
Pegas gelombang, terutama tipe Crest-to-Crest multi-putaran, dapat berperilaku seperti kolom ramping dan gesper jika tidak dipandu dengan benar. Panduan biasanya disediakan oleh lubang (internal) atau poros (eksternal). Diameter pilot harus memberikan jarak sekitar 0,25 mm hingga 0,50 mm. Jika pegas dipandu oleh lubang, diameter luar $OD_{max}$ pegas pada tekanan penuh harus dihitung: $OD_{max} = OD_{free} + 0,02 \cdot (f^2 / D_m)$. Jika lubang terlalu kencang, pegas akan terkunci secara gesekan pada dinding, menyebabkan 'histeresis' pada kurva defleksi beban. Jika jarak bebas terlalu besar, pegas dapat bergeser keluar dari titik tengah, menyebabkan distribusi tegangan tidak merata dan potensi gangguan pada bagian bergerak lainnya.