Answer
Korosi galvanik terjadi ketika cincin penahan (misalnya 17-7PH) bersentuhan listrik dengan bahan rumah yang lebih mulia atau kurang mulia (misalnya Titanium atau Baja Karbon) dalam elektrolit (air laut). Jika cincin tersebut digunakan sebagai anoda, maka cincin tersebut akan terkorosi dengan cepat, menyebabkan hilangnya luas penampang dan kapasitas dorong. Jika cincin tersebut adalah katoda, maka cincin tersebut mungkin terkena Hydrogen Induksi Stress Cracking (HISC) akibat hidrogen yang dihasilkan oleh sistem proteksi katodik. Analisis melibatkan pemeriksaan 'Seri Galvanik' dan memastikan bahwa beda potensial $\Delta V < 0,2V$ atau pelapis/isolasi yang sesuai digunakan.