Answer
'Efek Baji' terjadi ketika dinding alur berubah bentuk menjadi bentuk tanjakan. Di bawah tekanan aksial tinggi $P_{axial}$, cincin dipaksa naik ke atas, menciptakan komponen gaya radial $F_{radial} = P_{axial} \cdot \tan(\theta)$, di mana $\theta$ adalah sudut alur yang terdeformasi. Gaya radial ini memperluas cincin hingga 'menyembul' keluar dari alur. Hal ini sering kali merupakan kegagalan 'progresif' di mana setiap siklus tekanan semakin merusak bentuk alur. Pemecahan masalah memerlukan pengukuran 'kuadrat' dinding alur. Jika dinding tidak lagi tegak lurus terhadap poros ($> 0,005$ in/in), rakitan berisiko mengalami bencana lontaran. Solusinya adalah dengan menggunakan material housing yang lebih keras atau alur yang lebih dalam.