Answer
Pada pegas gelombang bersarang (dimana dua atau lebih lilitan digulung secara paralel), celah kawat harus diorientasikan dengan benar untuk memastikan keseimbangan beban. Jika celahnya sejajar, terdapat 'titik lemah' terlokalisasi di lingkar pegas. Dalam lingkungan dengan getaran tinggi, seperti transmisi otomotif, hal ini dapat menyebabkan 'fretting' pada tepi celah dan keausan yang tidak merata pada permukaan pasangannya. Untuk kinerja yang optimal, celah pegas yang berurutan (jika menggunakan beberapa pegas bersarang satu putaran) harus diubah sebesar $180 / N$ derajat, di mana $N$ adalah jumlah gelombang, untuk memastikan distribusi beban radial yang paling konsisten dan mencegah resonansi harmonis.