Answer
Kegagalan geser pada cincin itu sendiri jarang terjadi dan ditandai dengan 'bibir geser' $45°$ atau vertikal yang bersih di seluruh dinding radial cincin, dengan cincin tetap berada di alur tetapi 'teriris' menjadi dua lapisan atau lebih. 'Groove Yield' lebih umum dan ditandai dengan cincin yang keluar dari alur, sedangkan alur itu sendiri tampak 'menjamur' atau melebar. Kegagalan geser hanya terjadi ketika alur dan bagian yang ditahan keduanya sangat keras (misalnya, HRC $50+$), sehingga gaya aksial penuh bertindak sebagai 'guillotine' pada ring. Hal ini diselesaikan dengan meningkatkan ketebalan cincin $T$ atau jumlah putaran.