Bahan yang digunakan dalam produksi pegas gelombang dan kegunaannya
1.Baja karbon dan baja paduan: Saat membuat pegas, elemen logam seperti silikon, mangan, kromium, vanadium, dan molibdenum sering ditambahkan ke baja untuk meningkatkan elastisitas dan batas lelah pegas serta membuatnya lebih tahan benturan.
2.Pegas gelombang besar sebagian besar diproses dengan pengerjaan panas, yang berarti bahan pegas digulung menjadi batang pada suhu tinggi lalu diproses dan dibentuk pada suhu tinggi. Setelah itu, didinginkan dalam minyak atau air pada suhu 780°C hingga 850°C dan kemudian ditempa pada suhu 400°C hingga 500°C.
3.Untuk mata air kecil, dianil terlebih dahulu lalu diproses dengan pengerjaan dingin. Setelah digulung, dikeraskan dan ditempa, seperti kawat, kawat piano, atau strip baja.
4.Kawat piano terbuat dari baja karbon tinggi (0,65% hingga 0,95%) dengan lebih sedikit pengotor. Jika diameternya seringkali kurang dari 1/4, ia ditarik ke dalam kawat pada suhu kamar setelah anil. Sifat mekaniknya sangat baik, dengan kekuatan tarik dan ketangguhan yang tinggi, menjadikannya material yang baik untuk pegas spiral.
5.Kawat baja tahan karat digunakan di tempat yang mudah terkorosi. Untuk suhu tinggi, baja berkecepatan tinggi dan baja tahan karat dapat digunakan.
6.Kawat temper minyak dengan kandungan karbon 0,6% hingga 0,7% harus mengandung mangan, dan 0,6% hingga 1,0% sering digunakan untuk pegas spiral.
7.Pegas daun biasanya menggunakan baja biasa 0,9% hingga 1,0%, sedangkan yang lebih canggih menggunakan baja krom-vanadium dan baja silikon-mangan.