Answer
Perunggu Fosfor (biasanya Paduan C51000) digunakan terutama karena sifat 'tidak memicu'. Di lingkungan dengan gas atau debu yang mudah menguap (zona ATEX), cincin baja yang membentur rangka baja selama pemasangan atau kegagalan dapat menimbulkan percikan api dan memicu ledakan. Perunggu Fosfor juga non-magnetik dan memberikan ketahanan korosi yang baik. Namun, kekuatan tariknya jauh lebih rendah dibandingkan baja karbon (sekitar 90-110 ksi). Insinyur harus mengimbangi hal ini dengan merancang dinding radial yang lebih lebar atau menggunakan material hanya dalam aplikasi penentuan posisi 'beban rendah'. $E$ yang lebih rendah ($16 kali 10^6$ psi) juga berarti 'pegangan' pada alurnya lebih sedikit, sehingga memerlukan penghitungan batas RPM yang cermat.