Answer
Tegangan pemasangan $S_i$ merupakan fungsi dari jarak pemuaian. Untuk cincin spiral, $S_i = \frac{E t (D_s - D_g)}{D_g (D_g - t)}$, dengan $D_s$ adalah diameter poros dan $D_g$ adalah diameter bebas cincin. Sangat penting bahwa $S_i$ tetap berada di bawah kekuatan luluh material untuk mencegah deformasi permanen (pengaturan). Jika tegangan melebihi luluh, cincin tidak akan terpasang kembali ke dalam alur dengan rapat, sehingga mengakibatkan kelonggaran dan berkurangnya kapasitas dorong. Untuk material seperti Baja Tahan Karat 302, rendemennya lebih rendah dibandingkan Baja Karbon, sehingga memerlukan alur yang lebih lebar atau alat pemasangan khusus.